Orang-Orang Gila Trending Sebagai Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber, Polisi Diminta Tak Langsung Percaya

penusukan syekh al jabir

Awalnya Syekh Ali Jaber memanggil anak umur 9 tahun untuk membaca Al Quran. TRIBUNBATAM. id, LAMPUNG – Pelaku penusukan Syekh Ali Jaber ternyata masih sangat muda. Bersambungan peristiwa, sewaktu Syekh mengisi ceramah yang sudah diawali kurang lebih pukul 17. 10 WIB, sang perjaka setengah berlari naik teater dan menusukan pisau di Syekh. Ali Jaber untuk ke puskesmas terdekat untuk pengobatan bagian lengan kanannya.

“Tiba-tiba saja lelaki itu naik teater dan menghunuskan pisaunya ke arah syaikh. Semua terpukau histeris, ” kata Wati, jamaah remaja putri. Syekh Ali Jaber melanjutkan, beruntung saat itu dirinya pernah menangkis tusukan pemuda tak dikenal itu. “Alhamdulillah, saya sempat melihat, kalau bukan mungkin tusukan bisa sampai leher atau dada saya, ” katanya. Saat diwawancara oleh TVOne, Syekh Ali Jaber mengatakan peristiwa berawal saat dirinya baru sekadar meminta seorang anak buat maju ke atas panggung.

Dia tak menyebutkan penyakit apa yang menyebabkan Ali Jaber harus dirawat. Hanya mengajak masyarakat berdoa guna kesembuhan Ali Jaber dengan pernah jadi juri lomba Hafiz Cilik yang diselenggarakan RCTI. Melalui akun Instagram, Muhammad Jaber mengunggah foto Ali Jaber terbaring pada ranjang perawatan dengan antara infus di tangan.

Juraidi percaya aparat keamanan & penegak hukum dapat mengekang kasus ini secara profesional. “Benar, saat ini kondisi korban sedang dirawat pada Puskesmas Gedong Air, guna pelaku sendiri sudah berhasil ditangkap dan menjalani investigasi di Mapolsek, ” perintah Kapolsek Tanjungkarang Barat, AKP David Sianipar saat mengkonfirmasi kejadian itu.

Saat hendak ditusuk, Syekh sempat berusaha mengelak terlintas kena pundak. “Mari member berdoa semoga para pengatur dakwah senantiasa dilindungi oleh Allah Swt dan khususnya Syeikh Ali Bin Terkulai-kulai segera diberikan kesembuhan dan insiden seperti ini tak terjadi kembali, khususnya pada Provinsi Lampung, ” pungkasnya.

Agar tidak melebar & menimbulkan ketidakstabilan kamtibmas, khususnya di Provinsi Lampung, MUI juga meminta masyarakat Lampung terus bersatu dan tidak terpengaruh terhadap provokasi-provokasi nun mungkin timbul dari insiden ini. Apalagi di periode medsos saat ini, banyak informasi-informasi yang perlu diklarifikasi sebelum dikonsumsi. “Umat Islam harus tenang dan rasional dalam menyikapi insiden tersebut, menyerahkan kepada pihak dengan berwenang untuk melakukan prosedur hukum, dan tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan main hakim sendiri, ” tambahnya.

Namun demikian dia saja berharap kaum muslimin dan segenap masyarakat mewaspadai berlatih dari kejadian tersebut biar peristiwa serupa tidak tercipta kembali. Lebih jauh KH Yusuf Roni bahkan membandingkan istilah terorisme yang sering muncul apabila kejadian seperti menimpa aparat penegak pedoman. WARTAKINI. co, BANDUNG- Pimoinan Pondok pesantren Al Mujahidin Dadaha Tasikmalaya KH Yusuf Roni mengomentari kejadian penusukan terhadap Syaikh Ali Berjabir saat mengisi pengajian di Lampung belum lama itu.

Teman hidup Alyssa Soebandono ini pun berdoa agar para Ulama mendapat perlindungan dari Allah. Aktifkan notifikasi browser dikau untuk mendapatkan update pemberitahuan terkini SINDOnews. Kehadiran Syekh Ali Jaber mendapat keinginan baik oleh masyarakat Indonesia karena dakwahnya yang merayu, penyampaiannya sangat rinci memasukin dengan ayat-ayat Alquran dan hadits. Syekh Ali Jaber menyelesaikan pendidikan formal dari ibtidaiyah hingga Aliyah di Madinah. “Tusukannya cukup keras, cukup kuat. Sampai seperdua pisau masuk kedalam, ” imbuhnya.

About Irawati